Selasa, 30 Juli 2013

Form ABC ?

Halo ketemu lagi dengan saya, sebelumnya kalian pernah nggak di internet, atau koran atau apapun liat gambar seperti ini 


atau ini 



Pasti pernah ya walaupun tidak sering, tapi coba liat tulisan yang dilingkari merah. Kebanyakan dari kita pasti tidak tahu arti dari tulisan tersebut. Nah, silahkan baca penjelasannya dibawah ini.

1. Form A  

Suatu mobil akan dapet form a kalau mobil tersebut bayar pajak dan bea masuk baik mobil tersebut CKD (rakitan dalam negeri) atau pun CBU (impor). Artinya proses selanjutnya dari mobil tersebut adalah pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).


2. Form B 

Suatu mobil akan dapat form b jika mobil tersebut belum membayar pajak dan bea masuk, namun bukan berarti mobil tersebut adalah mobil selundupan. Karena hal tersebut makanya harga mobil form b biasanya lebih murah, karena pajak dan bea masuknya belum dibayar. Contoh mobil yang memiliki form b adalah mobil milik kedutaan besar atau yang memiliki plat berawalan CD.  Perwakilan diplomatik dan perwakilan asing memasukan mobil tersebut lewat jalur diplomatik, oleh karena itu tidak dikenakan pajak. Namun hal unik dari mobil milik kedutaan tersebut ialah, ketika jangka waktunya habis mobil tersebut tidak dibawa kembali ke negara asalnya tetapi dijual kembali di dalam negeri. 


3. Form C

Untuk form c ini sebenarnya dalah kelanjutan dari form b, dimana membeli mobil dengan form b adalah tindakan ilegal karena belum membayar pajak dan bea masuk. Jadi mobil akan menjadi form c apabila kita membeli mobil dengan form b, lalu ingin membuat BPKB dan STNK, tentunya dengan membayar pajak dan bea masuk terlebih dahulu. 




Sering jadi perdebatan ketika ditanya lebih baik membeli mobil form a atau form b. Dimana dengan tipe mobil dan tahun yang sama, harga mobil form b jauh lebih murah dibanding fom a. Kebetulan waktu itu pernah nanya sama temen yang ngerti di bidang ini, katanya apabila kita beli mobil form b lalu mengurus surat-surat BPKB serta STNK, pada akhirnya harganya akan sama saja bahkan bisa lebih mahal dibanding membeli mobil dengan tipe dan tahun yang sama namun memiliki form a. namun mobil yang memiliki form b memiliki kelebihan dimana tak jarang mobil tersebut tak dijual di indonesia ataupun dijual di indonesia namun dengan fasilitas tambahan yang tidak dimiliki mobil yang dijual di indonesia, ini hal wajar karena biasanya permintaan dari pihak kedutaan besar dan asing.


Bagaimana ? mudah-mudahan lumayan mengerti ya sama penjelasan diatas. Oya, kalau saya ditanya lebih milih mobil form a atau b, mungkin saya pilih form b, soalnya mobil form b biasanya langka dan emang layak dijadiin koleksi.

Sumber gambar : http://www.modifikasi.com

Senin, 27 Mei 2013

Apa benar tidak mendidik ?

Oke, mungkin postingan kali ini boleh dibilang hiburan, soalnya postingan sebelumnya keliatan serius banget, jadi kali ini agak santai aja. Twitteran setelah pulang kuliah emang biasa, tapi setelah ngeliat tweet dibawah ini jadi gak biasa, kaya ada yang janggal. 


Dimana letak janggalnya ? Apa benar tidak mendidik ? belum tentu. 


Dari sisi konsumen, saya yakin setuju banget sama yang namanya diskon, apalagi sampe puluhan juta, tapi kalo dari sisi produsen atau pabrikan ? dalam beberapa kondisi harusnya mereka seneng juga kalo ada diskon, kok bisa ? nih alasannya 

1. Biar Produk mereka laku. Dalam kondisi akhir tahun dengan banyaknya stok kendaraan akibat jumlah spk (surat pemesanan kendaraan) yang dibatalin karena konsumen nggak jadi inden, apa perusahaan mau jual kendaraan tersebut dengan harga tetap ? nggak mungkin. Jelas, mana ada konsumen yang mau beli mobil di awal tahun 2014, tapi nik atau keterangan di sasis mobil rakitan 2013, hampir mustahil, kenapa ? kondisi ini makin ngeyakinin ketika mobil tersebut mau dijual lagi. Pedagang pasti nggak mau tau itu mobil dirakit akhir bulan desember atau awal bulan januari, tapi liat dari tahun dirakitnya kendaraan tersebut, yang akhirnya mempengaruhi harga jual kendaraan tersebut di pasaran. 




Dari gambar diatas bisa diliat selisih harga rush tipe yang sama dengan tahun pembuatan berbeda, harga dipasaran selisihnya sekitar 10 juta. Keliatannya memang nggak seberapa, tapi coba liat gambar dibawah. 


Untuk harga Alphard dengan tahun 2003 dan 2004, selisih memang masih di 20 jutaan, tapi coba liat di tahun 2005 dan 2006, 40 juta ? ini termasuk lumayan. Masalahnya gimana dengan konsumen yang beli alphard di tahun 2006 awal tapi kendaraan tersebut rakitan 2005 ? termasuk mobil tahun berapa di pasaran ? Agak mustahil memang konsumen tersebut mau mobilnya dibeli dengan harga sekitar 360 juta, meski faktanya mobil tersebut rakitan 2005. Sekaya apapun konsumen tersebut, pasti dia mikir lagi. 

2. Biar gak banyak stok di gudang. Ini masih berhubungan dengan poin nomor 1 diatas. Jelas, banyak stok kendaraan di gudang dengan rakitan tahun lalu (katakanlah 2013) agak merugikan bagi perusahaan. Meskipun tahun baru (katakanlah 2014) baru berjalan beberapa hari. Ini pasti bisa mempengaruhi profit perusahaan, solusi paling tepat yaitu diskon besar-besaran, supaya produk mereka laku. Istilahnya untung sedikit (diskon) yang penting laku, daripada untung banyak (jual harga tetap) tapi numpuk di gudang. 



Emang strategi marketing macem diskon baik belasan maupun puluhan juta suka bikin dilema bagi satu atau dua pihak. Saya pun gak bilang pendapat perusahaan itu salah dan pendapat gua bener, atau sebaliknya. Tapi kita harus liat lagi dari sisi perusahaan, perputaran uang itu lebih penting meskipun untung sedikit, daripada banyak tapi agak lama. Memang perkataan "ya kalo bisa perputaran cepat, untung juga banyak" pasti ada. Tapi faktanya dilapangan gak segampang itu, variabel x pasti ada, yang penting gimana caranya kita optimalkan yang ada.

Sabtu, 04 Mei 2013

Bocor tetep bisa jalan ?

Kali ini saya mau nyeritain suatu kejadian yang dialamin sendiri di jalan tol. Kejadiannya udah lama banget sih, tapi sekarang baru kesampean buat ditulis. Jadi awalnya lagi asik crusing di jalur tengah tol arah cikampek, terus ngeliat 528i bannya bocor tapi masih tetep jalan dan stabil, kalo dikira-kira kecepatannya 60km/jam. Padahal kalo mobil biasa udah oleng kemana-mana itu bodinya. Saking penasarannya, pas nyalip sengaja saya samain kecepatannya sambil nengok ke arah bannya, dan itu bener-bener stabil. Sampe rumah langsung buka majalah kesayangan dan ternyata itu bukan ban biasa, tapi RFT. Sabar, dibawah udah dijelasin secara simpel tapi tetep mudah dimengerti.

RFT (Run Flat Tyre) adalah ban yang dapat tetap digunakan pas tekanan angin di dalam ban berkurang bahkan tanpa tekanan angin sama sekali. Kalo nggak salah ditemuin tahun 2000-an, dimana BMW adalah merk yang jadi pionir dari teknologi ini. Bahkan sudah nerapin di semua line up nya mulai tahun 2010.


Bagaimana prinsip kerja ban RFT ?


Secara konstruksi, ban RFT dibuat lebih tebal di sisi samping ban (sidewall reinforce rubber) sehingga dapat menopang kendaraan walaupun tekanan angin di ban sudah berkurang. Jadi ketika ban kehabisan angin atau bocor sekalipun ketika dalam kecepatan tinggi, ban ini akan tetap bisa mengembang dan bisa menahan berat mobil, karena didalam ban RFT ada gel penahan dan lembaran penahan, yang masih bisa digunakan untuk menahan beban mobil, hal ini memungkinkan pengemudi hanya perlu mengurangi kecepatan mobil dan tidak perlu mengganti ban ditengah jalan. Tentu saja ada jarak dan kecepatan maksimal yang dapat ditempuh oleh ban berteknologi ini saat kempes ataupun bocor.


Sistem pengereman, suspensi dan bagian lain pada mobil yang menggunakan ban RFT juga berbeda. Oleh karena itu BMW nggak menganjurkan para pemilik mobil berlambang baling-baling tersebut melakukan modifikasi pada velg mobil kesayangannya. Oya, ada beberapa merk ban juga yang menawarkan ban RFT ini, seperti Bridgestone dan Dueler. Cuma yang jadi masalah dengan teknologi seperti ini, valuable kah harga sekitar 3,5 juta untuk satu buah ban ?



Kamis, 02 Mei 2013

Jalan sendiri ? konstan ?

Sering banget saya baca di majalah atau buku otomotif tentang salah satu fitur yang cukup keren. Yes, cruise control ? Fitur ini biasanya mulai ada di sedan kelas atas macam Camry dan Accord, SUV (Sport Utility Vehicle) macam harrier dan Land cruiser hingga MPV (Multi purpose Vehicle) macam Alphard dan Elgrand. Jadi sebenernya apa fitur ini ? fungsinya untuk apa ? Oke, tunggu penjelasannya ya. 

Cruise control adalah sebuah teknologi yang memberikan pengemudi kebebasan mengendarai mobil pada kecepatan stabil, tanpa kaki harus terus menerus menekan pedal gas. Jadi singkat kata, tinggal atur kecepatan sampai kira-kira cukup, terus aktifin fitur ini, sistemnya akan ngejaga mobil di kecepatan konstan tanpa perlu nginjek gas alias jalan sendiri. Fungsi fitur ini juga jelas biar mengurangi kelelahan pengemudi akibat perjalanan panjang atau sekedar untuk santai di jalan tol. 


Kaya gimana prinsip kerjanya ?

Karena cruise control ada jenisnya, jadi saya jelasin aja cara ngaktifin cruise control yang konvensional. Pertama injek pedal gas sampai di kecepatan yang dirasa udah cukup, terus tekan tombol cruise atau on, abis itu tekan set pada setir, dan mobil akan berjalan di kecepatan konstan (kecepatan terakhir saat menekan tombol). tapi kaki kiri tetep harus stand by di pedal rem, soalnya sewaktu-waktu ada mobil di depan, udah siap ngerem, setelah itu perlahan kecepatan mobil akan naik sampai kecepatan terakhir saat mencet tombol on.

Bahaya dong kalu kaki kiri nggak stand by di rem ? ya, tapi ada teknologi baru yaitu Adaptive Cruise Control. Apa bedanya ? tunggu penjelasannya.

Adaptive Cruise Control (ACC) yang disebut juga Autonomous Cruise Control System, menggunakan teknologi canggih untuk mengoperasikan pengereman dan mengontrol percepatan secara otomatis. Sistem ini terutama menggunakan laser atau radar yang mampu mendeteksi jarak dengan kendaraan di depan dan mempersiapkan pengereman ketika jarak terlalu dekat atau menambah kecepatan ketika jarak aman. Jadi intinya misal kaki kiri nggak stand by di pedal rem, mobil di kecepatan 80 km/jam, sedangkan di depan ada mobil yang pelan, sistem ini akan mengurangi kecepatan sampai objek di depan hilang ( kita salip atau mobil itu minggir) setelah itu kecepatan mobil naik lagi ke 80 km/jam. 


 Kapan fitur ini nggak boleh digunain ?

Ada beberapa kondisi dimana fitur ini nggak boleh digunain yaitu, pada jalanan dengan banyak tikungan, tanjakan, dan turunan soalnya dengan kondisi kaya gitu yang ada malah ngerem secara kontinyu dan nonaktifin sistem cruise control. Artinya, cruise control nggak cocok digunain di dalam perkotaan yang padat kendaraan bahkan banyak kemacetan. Dijalanan bersalju juga kurang tepat digunain soalnya jalanan licin dan akibatnya mobil slip & kehilangan traksi. 

Udah cukup jelas kan ? oh ya saya sendiri sebenernya belom pernah nyobain fitur ini, soalnya di medium sedan toyota belom ada fiturnya, jadi sebenernya masih penasaran juga... 

Selasa, 30 April 2013

Empuk jika pelan, keras jika kencang ?

Postingan kedua sengaja saya bikin judulnya kaya gini, biar lu semua penasaran sambil mikir (?) tadinya mau dikasih judul Airbag tapi yang ada malah males bacanya. Di postingan ini tidak akan bahas sejarah sama asal-usulnya soalnya gak terlalu penting, jadi langsung ke pengertian, sistem dan cara kerjanya. Oke langsung ke topiknya yaitu Airbag, di pikiran beberapa orang mungkin mikir airbag itu balon udara yang keluar pas mobil nabrak, tapi rata-rata orang gak tau cara kerjanya. Berikut saya jelasin nih pengertian, sistem sama cara kerjanya.


Airbag (tas udara atau kantong udara) merupakan salah satu fitur keselamatan pada mobil untuk melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan. Perangkat ini gunanya ngelindungin kepala, leher sama dada dari cedera ketika kecelakaan. Kantong udara ini juga punya beberapa nama keren kaya Supplementary Restraint System (SRS), Air Cushion Restraint System (ACRS), dan Supplemental Inflatable Restraint (SIR). Oya, biasanya airbag tersimpan di setir, dashboard, samping di dalam pintu, arm rest, kursi depan, atau tempat duduk belakang

  

Cara kerja airbag ? Apa airbag akan ngembang terus ? jangan terlalu yakin dulu sebelum baca penjelasan dibawah ini.

Disini saya cuma jelasin sistem kerja front airbag, soalnya hampir sama cara kerjanya sama jenis airbag lainnya. Paling beda di gas yang digunain sama kompresinya aja (front airbag pake nitrogen, side airbag pake argon). Langsung aja nih ke cara kerjanya. Jadi pas ada benturan dari depan dan terdeteksi, maka sensor pada mobil mengirimkan sinyal ke modul kontrol yang akan membuat airbag mengembang. Ada banyak jenis sensor, yang pertama di bagian depan mobil (model lama) dan yang kedua sensor terpasang di modul airbag.

Sensor ini berfungsi mengukur kecepatan dan tingkat keparahan benturan. Jadi kalo tabrakan gak terlalu parah ya jangan harap airbagnya ngembang, yang ada malah ketahan di seatbelt, itu juga kalo syukur nggak nabrak setir langsung.

Modul kontrol atau otak airbag adalah komputer kecil yang menerima data benturan dari sensor yang berbeda untuk kemudian memutuskan airbag mana yang akan diaktifkan. Modul nggak akan bekerja jika hanya menerima satu sinyal. Butuh dua atau lebih sinyal dari sensor untuk mengaktifkan. Ketika terjadi kecelakaan yang parah, modul akan mengirim sinyal ke pemicu (igniter). Igniter adalah perangkat listrik yang memiliki kawat tipis. Saat arus listrik mengalir melalui kawat, kawat menjadi panas dan membakar propelan airbag yang terdiri dari azida natrium. Pembakaran azida natrium menghasilkan sejumlah besar gas nitrogen yang mengisi airbag.

Setelah kepala pengemudi membentur airbag, nitrogen keluar sehingga airbag kempes (deflating). Ini gunanya biar bisa keluar secara cepet pas abis nabrak. Jadi jangan harap kaya diiklan pas nabrak airbag orang malah tidur-tiduran -_-

Awan asap yang mengisi kendaraan sebenarnya adalah bubuk talk atau tepung maizena. Bubuk tersebut mencegah bagian airbag saling menempel sehingga tetap bisa berfungsi baik saat diaktifkan. Gas nitrogen yang dilepaskan dari airbag juga bukan merupakan gas berbahaya. Nitrogen adalah gas yang menyumbang 78% komposisi udara yang kita hirup setiap harinya.Setelah terjadi kecelakaan, pengemudi atau penumpang hanya perlu membuka pintu untuk mengeluarkan bubuk talk dan gas nitrogen dari dalam mobil.

Dan satu hal, jangan pernah berpiikir nabrak airbag itu enak. Emang keliatannya enak tapi kalo di slow motion, kalo di kecepatan aslinya ya tetep aja nabrak airbag itu keras meskipun gak sekeras nabrak setir. Sama tetep gunain seatbelt pas lagi nyetir, soalnya percuma aja kalo mobil ada airbag tapi gak make seatbelt, yang ada mental keluar.

Gimana ? udah ada bayangan tentang airbag ? Setidaknya bisa keliatan lebih keren pas ditanya temen atau orang tua, jadi jangan bosen-bosen baca blog ini supaya pengetahuannya nambah.

Senin, 29 April 2013

CKD & CBU



Kali ini saya akan bahas tentang manufaktur khususnya di bidang assembly kendaraaan. Dimana masih banyak orang yang kurang ngerti asal-usul dari kendaraannya. Dari Showroom ? Pabrik ? ini jawaban yang biasa orang awam bilang, tapi coba kita lihat dari sisi seorang engineer, dimana secara umum assembly kendaraan baik motor, mobil atau kendaraan lainnya bisa dibagi menjadi 2, yaitu CKD & CBU. Penasaran ? yuk liat penjelasannya.

1. CKD (Completely Knocked Down) atau secara bahasa yaitu mendatangkan komponen kendaraan dan merakit di dalam negeri. Jadi semua komponen kendaraan masih dalam bentuk lepas atau terpisah yang nantinya akan dirakit oleh ATPM lokal. Cara ini dinilai mampu menekan biaya produksi yang akan berimbas ke harga penjualan. Kendaraan bermotor roda empat dalam keadaan CKD sekurang-kurangnya harus mengandung 4 (empat) komponen yaitu Motor Penggerak, Transmisi, Gandar (Axle) dan Chassis dan/ atau Body. Kendaraan bermotor roda dua dalam keadaan CKD sekurang-kurangnya harus mengandung 4 (empat) komponen yaitu Motor Penggerak dengan atau tanpa transmisi, Roda dan bagiannya, Rangka dan Kemudi.


2. CBU (Completely Built Up) atau secara bahasa yaitu mendatangkan kendaraan secara utuh dari manufaktur orisinilnya (luar negeri). Jadi kendaraan yang termasuk CBU ini udah dirakit oleh ATPM luar dan biasanya dikirim pake kapal ke Indonesia. Biasanya juga mobil yang termasuk CBU adalah mobil atau motor kelas menengah sampai atas. Bahkan di beberapa perusahaan importir umum, mobil CBU setelah dirakit di negeri asalnya, mobil tersebut dibawa ke australia atau selandia baru untuk transformasi dashboardnya, karena beberapa mobil dari luar negeri masih menggunakan setir kiri. Jadi kalau dihitung plus biaya kapal, pajak, transformasi dahsboard, dan lain-lain harganya udah pasti selangit.

Selesai ? belum. Di beberapa buku yang saya baca ternyata masih ada satu lagi tipe assembly kendaraan yaitu SCD.

3. SCD (Semi Completely Knock Down). Dari yang saya baca SCD punya 2 arti, yang pertama, kendaraan yang termasuk SCD dirakit beberapa puluh persen, lalu dikirim ke Indonesia belum secara utuh, lalu dirakit secara utuh di Indonesia. Yang kedua, kendaraan dirakit secara utuh, lalu oleh pabrikan sengaja membongkar lagi kendaraan tersebut, lalu dikirim ke Indonesia dalam bentuk komponen, lalu dirakit lagi di Indonesia. Contoh : Volkswagen pernah nerapin SCD di VW Touran, jadi pas selesai dirakit di Wolfsburg (Jerman), mobil tersebut dibongkar lagi dan dikirim ke Indonesia lalu dirakit di Indonesia, Tau tujuannya apa ? demi nekan harga. Meskipun begitu harga VW Touran di Indonesia masih di kisaran RP. 400 juta.

Masih bingung ? saya kasih contoh ATPM yang menerapkan CKD, CBU, plus nama kendaraannya. 


 

Intro

             Salam kenal. Di blog yang ini saya cuma bahas tentang teknologi dan informasi, tanpa bahas perasaan, kaya galau dan sebagainya. Kenapa ? supaya materi yang dibahas di blog lebih terfokus, daripada ngebahas yang gak jelas. Mungkin di beberapa postingan selanjutnya saya bahas tentang otomotif, saham & forex, industri kaya logistik, manajemen, manufaktur, keuangan, politik (jika memungkinkan) dan masih banyak lagi. Satu lagi, di beberapa postingan di blog ini saya akan ngejelasin yang gak lu dapet di kampus, jadi buat lu yang muak sama kalkulus, statistika, fisika dan lainnya mudah-mudahan terobati dengan baca blog ini. Harus disadari saya juga masih belajar, tapi nggak ada salahnya juga bagi ilmu tentang apa yang diketahui. Mudah-mudahan bermanfaat buat semua yang buka blog ini. Enjoy reading!