Synchronous e-learning
Posted by Unknown on 09.24 with No comments
Postingan kali ini masih ada hubungan dengan postingan sebelumnya. Pak Adrian sebagai dosen yang memberi pelatihan menugaskan kepada peserta EOC untuk membuat makalah dengan tema "Upaya meningkatkan suasana akademik di Fakultas Rekayasa Industri. Yang bikin menarik adalah katanya hadiahnya berupa uang dan mata kuliah yang diajarkan pak adrian akan dapet A. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikannya sekitar 1 minggu. Jadilah sepulang pelatihan mulai mikir judul apa yang pas buat makalah ini. Setelah beberapa hari mikir sambil liatin mas ngerjain tugas akhir tentang tracking camera, akhirnya nemu ide dan langsung di eksekusi.
Sebelumnya, IT Telkom memiliki web yang menyediakan fasilitas e-learning yang cukup baik untuk digunakan oleh mahasiswanya dalam
memahami materi kuliah yang didapat di kampus. IT Telkom Collaboration
I-Gracias E-Learning (I-Caring) merupakan web yang menunjang mahasiswa untuk
belajar secara online melalui modul-modul.
Namun konten dari i-caring yang menggunakan metode asinkronisasi dengan contoh seperti modul-modul serta kurangnya publikasi menjadikan i-caring berfungsi kurang optimal sehingga kurang dikenal oleh mahasiswa. Padahal i-caring memiliki banyak kelebihan apabila diberikan fasilitas tambahan yang sangat berguna dengan menggunakan metode sinkronisasi sehingga dapat digunakan secara lebih maksimal, baik bagi mahasiswa maupun dosen di Institut Teknologi Telkom khususnya di Fakultas Rekayasa Industri.
Metode Synchronous e-learning sendiri artinya metode belajar mengajar secara langsung. Artinya dosen atau tutor berinteraksi langsung dengan muridnya pada waktu yang bersamaan melalui media berbasis web aplikasi, yaitu suara dan data. Nah, contoh dari metode sinkronisasi adalah video conference yang akan diterapkan di i-caring dan akan dibagi menjadi 2 fitur yaitu ;
Metode Synchronous e-learning sendiri artinya metode belajar mengajar secara langsung. Artinya dosen atau tutor berinteraksi langsung dengan muridnya pada waktu yang bersamaan melalui media berbasis web aplikasi, yaitu suara dan data. Nah, contoh dari metode sinkronisasi adalah video conference yang akan diterapkan di i-caring dan akan dibagi menjadi 2 fitur yaitu ;
1. Discussion Hour
Ini merupakan fitur dimana mahasiswa dapat berinteraksi secara real time dengan dosen dari mata kuliah masing-masing melalui fitur video conference yang terintegrasi dengan i-caring mengenai materi mata kuliah yang kurang dipahami dengan jadwal yang telah ditentukan dan dengan kuota yang telah ditentukan agar video conference dapat berjalan dengan lancar. Pada penerapannya sistem ini mirip dengan skype, namun karena adanya kuota dalam melakukan diskusi (katakanlah 1 dosen maksimal berdiskusi dengan 10 mahasiswa), berarti orang ke sebelas tidak dapat terhubung sampai salah satu dari 10 orang yang melakukan diskusi mengenai materi telah selesai (mengklik tombol close/leave).
2. LDPR
LDPR atau long distance public lecture merupakan video conference yang dimanfaatkan untuk melakukan kuliah umum jarak jauh apabila kuliah umum tersebut ada di luar kota hingga luar negeri, sehingga lebih hemat waktu, tenaga serta biaya tetapi mahasiswa tetap paham akan materi atau ilmu yang disampaikan oleh narasumber. Fitur ini sudah tidak asing di luar negeri, tetapi masih jarang digunakan di Indonesia.
Kurang lebih seperti itu isi makalah yang waktu bikinnya super duper cepet, memang dirasa masih banyak kekurangan disana sini, terutama biaya dalam membangun sistemnya, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Teknologi semakin kesini bisa jadi lebih maju daripada isi makalah ini, apalagi untuk kebaikan orang banyak. Oh ya, setelah makalahnya jadi dan dikumpulin sampe sekarang belum ada info siapa yang menang -,-
Ini merupakan fitur dimana mahasiswa dapat berinteraksi secara real time dengan dosen dari mata kuliah masing-masing melalui fitur video conference yang terintegrasi dengan i-caring mengenai materi mata kuliah yang kurang dipahami dengan jadwal yang telah ditentukan dan dengan kuota yang telah ditentukan agar video conference dapat berjalan dengan lancar. Pada penerapannya sistem ini mirip dengan skype, namun karena adanya kuota dalam melakukan diskusi (katakanlah 1 dosen maksimal berdiskusi dengan 10 mahasiswa), berarti orang ke sebelas tidak dapat terhubung sampai salah satu dari 10 orang yang melakukan diskusi mengenai materi telah selesai (mengklik tombol close/leave).
2. LDPR
LDPR atau long distance public lecture merupakan video conference yang dimanfaatkan untuk melakukan kuliah umum jarak jauh apabila kuliah umum tersebut ada di luar kota hingga luar negeri, sehingga lebih hemat waktu, tenaga serta biaya tetapi mahasiswa tetap paham akan materi atau ilmu yang disampaikan oleh narasumber. Fitur ini sudah tidak asing di luar negeri, tetapi masih jarang digunakan di Indonesia.
Kurang lebih seperti itu isi makalah yang waktu bikinnya super duper cepet, memang dirasa masih banyak kekurangan disana sini, terutama biaya dalam membangun sistemnya, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Teknologi semakin kesini bisa jadi lebih maju daripada isi makalah ini, apalagi untuk kebaikan orang banyak. Oh ya, setelah makalahnya jadi dan dikumpulin sampe sekarang belum ada info siapa yang menang -,-


0 komentar:
Posting Komentar